Outdated | Design Competition | Arbbi Design Award

Kita mempunyai banyak fenomena dalam sejarah peradaban mengenai modul. Kolom klasik Yunani dan Romawi dibuat dari bebatuan yang terpotong-potong. Bersama dengan elemen arsitektur lain membentuk bangunan-bangunan luar biasa yang bahkan dapat bertahan sampai sekarang.

Kita punya Borobudur sebagai batu yang diukir. Panel-panel batu, lantai, dinding dan semua elemen arsitektur ini disusun secara modular di sebuah bukit, dan akhirnya membentuk Borobudur yang utuh dan besar. Jadi sebenarnya Borobudur adalah sebuah buku ajaran yang diukir di bangunan batu yang modular. Peradaban memerlukan cara untuk berkelanjutan. Salah satunya adalah membuat elemen bangunan yang modular untuk dikerjakan dan membentuk elemen bangunan yang berulang.



Ukuran sangat penting untuk dapat memenuhi persyaratan distribusi. Transportasi menjadi faktor yang menentukan dalam soal berat, ukuran, cara mengepak untuk mencapai cara paling efisien dan mendapatkan keuntungan optimal.

Revolusi informasi telah mengubah cara hidup kita dalam banyak hal, tetapi tidak mengubah kebutuhan kita akan barang yang tidak habis terpakai atau terkonsumsi – bahan bangunan dan barang-barang lain yang ada di jasa konstruksi. Revolusi informasi telah membuat perkembangan industri menjadi lebih cepat, lebih efisien, lebih murah.

Matematika membantu kita memahami modul. Geometri, simetri, trigonometri dan semua bagian ilmu matematika membantu kita memahami modul. Desain juga memakai ilmu ini untuk membuat elemen modular dan juga sekaligus menginspirasi kita untuk mendesain banyak bentuk baru dengan bahan modular.

Desain modular dapat mendikte kita menjadi kaku, akan tetapi ikut menyediakan peluang kepada kita untuk menjadi lebih kreatif menjelajah bentuk-bentuk baru. Material modular juga perlu dipahami untuk dimengerti kekuatan dan peluang-peluang yang disediakan oleh material itu. Perpaduan lebih dari satu material mengharuskan kita mengerti syarat-syarat sambungan dan detail pertemuan (joint) bahan bangunan. Ilmu ini yang akan menjamin bangunan akan dapat menua dengan baik dan bertahan hidup terhadap jaman.

Di sekitar kita sangat banyak material bahan bangunan yang perlu kita mengerti. Sifat dan karakternya juga perlu kita pahami. Untuk itu ARBBI – Asosiasi Retail Bahan Bangunan Indonesia menyelenggarakan Sayembara Desain Rumah Berdasarkan Modul – Rumah Modular di tahun 2012 ini untuk menjembatani pemahaman antara dunia desain dan dunia industri.
judul

Judul sayembara perancangan ini adalah : RUMAH MODULAR INDONESIA
penyelengara

Penyelengara sayembara ini adalah Asosiasi Retail Bahan Bangunan Indoneisa (ARBBI) bekerja sama dengan Sponsor Industri Bahan Bangunan, dan dibantu oleh Kepanitiaan ARBBI Desain Award 2012

dewan juri
Yori Antar, mewakili Arsitek
Andra Matin, mewakili Arsitek
Eddy Rahardjo, mewakili Profesional Industri Bahan Bangunan

jadwal
Pengumuman Sayembara:    24 September 2012   
Pendaftaran dan pemasukan karya:    23 Februari 2013   
Penjurian:    17 Maret 2013   
Pengumuman:    10 April 2013   

hadiah
Pemenang    Hadiah
Pemenang I    Rp. 25.000.000,- (Dua Puluh Lima Juta Rupiah)
Pemenang II    Rp. 20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah)
Pemenang III    Rp. 15.000.000,- (Lima Belas Juta Rupiah)
Harapan I    Rp. 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah)
Harapan II    Rp. 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah)
Harapan III    Rp. 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah)

70 karya terbaik akan diterbitkan dalam bentuk buku secara ekslusif.
Semua peserta yang mengirimkan hasil karya namanya akan dicantumkan dalam buku secara ekslusif.

alamat
Arbbi Desain Award
Jl. IR. H. Juanda No. 68 Bekasi Selatan 17141

email
arbbidesainaward2012@yahoo.com

phone
hp: 0877 77 156 930

download formulir pendaftaran
(klik disini)

download TOR
(klik disini)