Outdated | Design Competition | ARBBI Design Award 2013 | Rumah Urban Indonesia

[IN] LATAR BELAKANG
Pertumbuhan perumahan seiring dengan perkembangan jumlah penduduk. Hal ini menjadi masalah di setiap kota besar di Indonesia yang memiliki keterbatasan lahan, sehingga luas lahan untuk tinggal semakin lama semakin menyempit. Keterbatasan lahan menjadi tantangan tersendiri bagi para arsitek dan desain interior untuk membangun dengan desain yang efektif.
Bangunan saat ini hadir sebagai kotak sederhana, tetapi sifat dan gerakan manusia mengubah arsitektur dalam cara yang kompleks. Dimana ruang tinggal yang memiliki kompleksitas dalam komposisi geometris sederhana sehingga tersedia hal yang tak terduga dan merangsang kesadaran orang dalam memperkenalkan kompleksitas ke dalam kotak yang sederhana. Keterbatasan lahan menyebabkan bangunan menempel satu dengan yang lainnya, sehingga memiliki tantangan dalam menerapkan arsitektur secara ekologis, sains dan antopometri.
Untuk itu ARBBI – Asosisasi Retail Bahan Bangunan Indonesia menyelengarakan Sayembara Desain Rumah Urban Indonesia – di tahun 2013 ini untuk menjembatani pemahaman antara dunia arsitektur dengan masyarakat kota.

PERMASALAHAN
Banyaknya pendatang dan pertumbuhan penduduk yang cepat di kota-kota besar di Indonesia menyebabkan ketidak seimbangan tanah dengan kebutuhan untuk tinggal. Hal ini menyebabkan harga tanah meningkat dengan pesat dan membuat masyarakat kota memilih tinggal dalam ukuran yang terbatas atau kecil.
Setiap kota memiliki budaya dan karakter masyarakat yang berbeda-beda, sehingga harus dapat memaksimalkan efisiensi ruang sesuai dengan pola dan kebiasaan hidup masyarakat setempat, sehingga masyarakat membentuk karakter kotanya dalam membangun rumah.
Kelompok kelas menengah hadir di setiap kota memberikan warna yang signifikan. Rumah merupakan identitas mereka yang menjadi penanda sebuah generasi. Letak Indonesia di khatulistiwa dan sebagai negara kepulauan memberikan warna dan karakter terhadap rumah yang akan dibangun di kota tersebut. Walaupun secara umum Indonesia adalah negara negeri tropis, tetapi ada sekian banyak kota di Indonesia yang berbeda cukup ekstrim dalam data iklim, cuaca, karakter suhu, curah hujan dan kelembaban.



PROGRAM RUANG 
  1. Ukuran lahan maksimal 100 m2 dengan bentuk lahan mendekati 4 x 25 meter.(atau 5x20m)
  2. Mengambil tapak yang nyata (riil) di sebuah kota di Indonesia.
  3. Lokasi tapak terletak di lingkungan perumahan perkotaan, lingkungan ruko atau lingkungan lain yang bentuk dan ukuran rumahnya seragam maupun bervariasi.
  4. Lahan dapat terletak tengah deret bangunan.( Tidak boleh di Hoek atau pojok)
  5. Jumlah penghuni rumah bebas, dapat berupa keluarga normal, keluarga inti maupun keluarga dengan 3 generasi bahkan lebih (extended family). Dapat pula diberi tambahan keberadaan pembantu rumah tangga.
  6. Kebutuhan ruang untuk keluarga normal untuk fungsi makan, tidur, dan rekreatif. Dapat ditambahkan kebutuhan sekunder. Keberadaan mobil tidak mutlak ada.Lebar jalan di depan rumah 6 meter, atau sesuai kondisi riil
  7. Tinggi bangunan 3 lantai dari permukaan tanah ke puncak atap
  8. Garis sepadan bangunan 3 meter.
  9. Koefisien dasar bangunan = 50 %
  10. Koefisien luas bangunan = 2
  11. Perancang diminta mencari suhu rata-rata bulanan dan kelembaban rata-rata bulanan sesuai lingkungan dari tapak yang dipilih dan mencantumkan dalam parameter desain di lembar presentasi.

ASPEK PENILAIAN
  1. Peserta perlu mendemonstrasikan inovasi desain arsitektur, desain struktur dan desain integrasi material dengan memperlihatkan pemahaman terhadap modul material bangunan.
  2. Peserta perlu menunjukan kemampuan desain dalam hal fungsionalitas dan kompleksitas ruang.
  3. Peserta perlu memperlihatkan pemahaman terhadap konteks lingkungan fisik, sosial dan budaya, teknologi membangun dan aplikasi green building.

SYARAT DAN KETENTUAN
  1. Peserta adalah mahasiswa S1 Jurusan Arsitektur dan Desain Interior, atau Arsitek dan Desain Interior Muda (maksimal 3 tahun kelulusan).
  2. Peserta sayembara adalah perorangan dan atau kelompok (maksimal 4 orang per kelompok).
  3. Gagasan desain adalah karya asli peserta dan belum pernah dipublikasikan dan diikutsertakan dalam lomba apapun.
  4. Hak yang masuk tidak akan dikembalikan dan penyelenggaraan berhak mempublikasikan karya tersebut.
  5. Hak cipta atas karya tetap melekat pada perancang.

PEMASUKAN KARYA 
  1. Media penyajian dibuat dalam format kertas A4 (210 mm x 297 mm) Potrait. Hasil karya harus diserahkan sebanyak 1 set, dilengkapi CD berisi file berformat digital (.jpg kualitas 300 pixel/inch) maksimal 5 lembar yang terdiri dari :
    • Rencana Tapak 1 : 200 memperlihatkan konteks lingkungan yang relevan
    • Denah 1 : 125
    • Potongan 1 : 125
    • Prespektif eksterior
    • Aksonometri sistem modul skala bebas sesuai ketentuan
  2. Materi Sayembara dimasukan tanpa identitas asli peserta, identitas yang dicantumkan hanya no pendaftaran yang terdapat pada formulir pendaftaran, yang diletakan pada sudut sebelah kanan bawah.
  3. Identitas peserta dilengkapi dalam formulir pendaftaran yang telah disediakan.
  4. Hasil karya berikut formulir pendaftaran dimasukan ke dalam amplop coklat kemudian dikirimkan ke Sekretariat Penyelengara melalui pos, kurir atau dibawa sendiri. Identitas maupun tanda-tanda yang mengindikasikan identitas peserta tidak boleh tercantum di atas amplop tersebut.
  5. Alumni Universitas, wajib melampirkan copy ijasah.
  6. Batas waktu pengiriman karya paling lambat 22 Februari 2014 Cap Pos
PESERTA
  1. Peserta adalah mahasiswa arsitektur dan desain interior, atau arsitek dan interior desainer muda (maksimal 3 tahun kelulusan)
  2. Peserta sayembara adalah perorangan (individu) dan atau kelompok (maksimal 4 orang per kelompok)
  3. Gagasan desain adalah karya asli peserta dan belum pernah dipublikasikan dan diikutsertakan dalam lomba apapun.
  4. Hak yang masuk tidak akan dikembalikan dan penyelenggaraan berhak mempublikasikan karya tersebut.
  5. Hak cipta atas karya tetap melekat pada perancang.

JADWAL
Pengumuman Sayembara: 22 September 2013
Pemasukan Karya: 22 Februari 2014
Penjurian: 22 Maret 2014
Pengumuman Pemenang: 11 April 2014


HADIAH

Pemenang 1, hadiah sebesar Rp. 25.000.00025.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah)
Pemenang 2, hadiah sebesar Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah)
Pemenang 3, hadiah sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah)
Pemenang Nominasi 1, hadiah sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah)
Pemenang Nominasi 2, hadiah sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah)
Pemenang Nominasi 3, hadiah sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah)
 
70 karya terbaik akan diterbitkan dalam bentuk buku hasil karya secara ekslusif.
Semua peserta yang mengirimkan hasil karyanya akan dicantumkan namanya dalam buku hasil karya.

PENYERAHAN KARYA
Seluruh hasil karya dimasukkan dalam amplop tertutup ke alamat:
Jl. Ir. H. Juanda No. 68
Bekasi Selatan 17141
Paling lambat 22 Februari 2014 cap pos
dewan juri

Wiyoga Nurdiansyah (Arsitek)
Ary Indra (Arsitek)
Hendry Sjarifudin (Professional Industri Bahan Bangunan)
 
PANITIA
http://arbbidesainaward.com/wp-admin/edit.php?post_type=page
Ketua Panitia:Yan Alexander
Sekretaris: Felix Susanto
Steering commitee: Gomas Harun, Ahmad Djuhara, Mao Hartono

INFORMASI DAN PENDAFTARAN
web: www.arbbidesainaward.com
email: arbbidesainaward2013@yahoo.com
hp: 08777 12 888 28
Biaya pendaftaran sebesar Rp. 50.000,-
Formulir dapat didownload di sini.