Manfaat Menggunakan Jasa Arsitek dalam Meningkatkan Daya Jual Properti

Industri properti di tanah air baru-baru ini mengalami perkembangan yang cukup pesat. Banyak pelaku properti baru bermunculan. Persaingan dalam pasar properti kini semakin ketat. Masing-masing pelaku di pasar properti tanah air semakin gencar menawarkan produk-produk properti yang telah mereka hasilkan, baik melalui media sosial, iklan berbayar, bahkan baliho. Namun, rangkaian usaha tersebut bisa jadi tidak begitu efektif ketika beberapa faktor penting ini dilupakan.

Terdapat beberapa faktor-faktor yang sangat mempengaruhi bagaimana sebuah produk properti bisa mendapatkan exposure yang baik di keruhnya persaingan pasar. Yang pertama adalah brand. Bagi pelaku properti lama yang telah menghasilkan track record yang baik, tentu akan dengan sendirinya memiliki brand awareness yang baik di masyarakat. Namun, bagaimana dengan pelaku baru properti? Bagaimana agar bisa bersaing? Para pelaku properti yang baru baiknya bisa memulai dalam bisnis ini dengan menunjukan "kesungguhan", bagaimana caranya? Menunjukan "kesungguhan" dalam menjual sesuatu, bisa diwujudkan dengan "kepedulian", yaitu bagaimana pelaku properti baru peduli dengan produk yang mereka jual, peduli dengan cara mereka merepresentasikan diri, yang mana rangkaian usaha tersebut akan dengan sendirinya menunjukan komitmen dan maksud yang baik dari pelaku properti itu sendiri. 

Lalu, bagaimana langkah konkritnya? Kepedulian terhadap produk properti tentunya akan terwujud apabila  ada kepedulian dalam menghadirkan kualitas yang baik. Dalam hal produk properti yang berwujud bangunan, kualitas bisa dihadirkan dengan rancangan bangunan yang  baik yang disertai dengan eksekusi konstruksi yang baik. Namun, sangat disayangkan masih banyak pelaku properti yang enggan menggunakan jasa arsitek untuk merancang produk properti mereka, mereka lebih memilih menggunakan in-house atau bahkan drafter ketimbang arsitek profesional, dengan alasan untuk optimasi anggaran, bahkan beberapa menyepelekan manfaat menggunakan jasa arsitek. Padahal, di sisi lain, rancangan yang baik, bisa menjadi batu loncatan untuk mendapatkan exposure yang baik di pasar properti.

Untuk perihal cara merepresentasikan diri, masih banyak juga pelaku properti baru yang enggan menggunakan jasa konsultan branding dalam merancang brand mereka. Padahal salah satu unsur penting juga adalah first impression untuk bisa menciptakan impact, yang ada prinsipnya berlaku juga untuk produk properti, produk properti yang dirancang dengan baik akan memberi impression yang baik di pasar properti.

Setelah berbicara tentang bagaimana usaha-usaha mensiasati agar pelaku baru properti bisa meraih exposure yang baik di pasar properti, diharapkan tumbuh kesadaran akan manfaat rancangan yang baik dalam meningkatkan daya jual dan daya saing produk properti maupun manfaat langsungnya dalam menciptakan kualitas lingkungan yang baik melalui produk properti yang baik.